This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Minggu, 31 Maret 2013
Rabu, 27 Maret 2013
SejaraH PMII Lokal
(Al-Muhafadhatu ‘ala Qadim al-Shalih wa al-Ijad bi al-Jadid al-Ashlah)
Selain itu, PMII juga sejarah bagi dirinya sendiri. PMII pernah jaya dan pernah terpuruk. PMII pernah bersitegang akibat perdebatan tentang politik praksis dan PMII pernah ditendang dari wilayah strategis. Semua itu bagian dari sejarah yang tak terpisahkan dari perjalanan PMII.
Dalam proses pemunculannya, PMII tidak bisa dipisahkan dari kondisi sosial politik tahun 1950-an. Ketika itu, telah muncul organisasi-organisasi kepemudaan seperti HMI (ketika itu underbow Masyumi) SEMMI (dengan PSII) KMI (dengan PERTI) IMM (dengan Muhammadiyah) dan HIMMA (dengan Wasillah).
Banyaknya organisasi tersebut, membuat anak-anak NU ingin mendirikan wadah yang bernaung di bawah panji bola dunia. Akhirnya, pada tahun 1955 di dirikanlah IMANU (Ikatan Mahasiswa NU) oleh tokoh-tokoh PP-IPNU. Namun, IMANU tidak berumur panjang. Sebab, PBNU tidak merestui dengan alasan yang sangat logis: “IPNU didirikan baru tanggal 24 Februari 1954 dan dengan pertimbangan waktu, pembagian tugas dan efektifitas organisasi”.
Tetapi sampai pada Kongres IPNU ke 2 (Awal 1957 di pekalongan)dan ke 3 (akhir 1958 di Cirebon) NU masih memandang belum perlu adanya organisasi kemahasiswaan. Baru kemudian pada tahun 1959 IPNU membuat departemen yang kemudian dikenal dengan Departemen Perguruan Tinggi IPNU. Satu tahun kemudian setelah Departemen Perguruan Tinggi IPNU ini dianggap tidak efektif dan tidak cukup menampung aspirasi mahasiswa NU, maka pada Konprensi Besar IPNU (14-16 Maret 1960) di Kaliurang sepakat mendirikan organisasi tersendiri.
Rekomendasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh 13 tokoh, yakni; Chalid Mawardi (Jakarta), Said Budairy (Jakarta), M. Shabih ubaid (Jakarta), Makmun Syukri BA. (Bandung), Hilman (Bandung), H. Ismail Makky (Yogyakarta), Munsif Nachrawi (Yogyakarta), Nurilhuda Suady HA. (Surakarta), Laily Mansyur (Surakarta), Abdul Wahab Djailani (semarang), Hisbullah Huda (Surabaya), M. Chalid Marbuko (Malang), dan Ahmad Husein (Makasar). Pada tanggal 14-16 April 1960, mereka menggodok organ baru di TPP Khadijah Surabaya. Akhirnya, tanggal 17 April 1960 lahirlah organisasi mahasiswa NU yang diberi nama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Tidak berselang lama, tahun 1961 PMII melaksanakan Kongres I di Tawangmangu, Solo yang menghasilkan deklarasi Tawangmangu. Dari sini dimulailah kiprah PMII dalam percaturan nasional. Tahun 1963 kongres ke-2 PMII digelar di Yogyakarta. Kongres ini menegaskan kembali esensi Deklarasi Tawangmangu yang dikenal dengan Penegasan Yogyakarta. Tahun 1965 PMII mengadakan TC II di Megamendung, Bogor untuk menyikapi problem kehidupan masyarakat dan negara.
Pada masa ini, terjadi gejolak yang mempengaruhi situasi nasional. Mahasiswa menyikapinya dengan berbagai aksi dengan berbagai organ taktis seperti KAMI dan KAPPI. Dalam proses ini, PMII mengambil tempat terdepan. Bahkan, Ketua Umum PB PMII, Zamroni menjadi ketua KAMI/KAPPI dari awal sampai akhir berdirinya.
Dalam perjalanan selanjutnya, PMII merasa tidak strategis dan mengalami keterbatasan langkah di bawah naungan NU –ketika itu berfusi ke PPP. Maka pada tahun 1972, PMII mendeklarasikan Independensi dari NU dalam ajang Munas di Murnajati. Deklarasi ini terkenal dengan Deklarasi Murnajati. Adapun tim perumus Deklarasi Murnajati adalah; Umar Basalin (Bandung), Madjidi Syah (Bandung), Slamet Efendi Yusuf (Yogyakarta), Man Muhammad Iskandar (Bandung), Choirunnisa’ Yafizhan (medan), Tatik Farikhah (Surabaya), Rahman indrus dan Muiz Kabri (Malang).
Kiprah PMII pasca independen tidak banyak terekam, karena minimnya dokumen, termasuk posisi PMII ketika kasus Malari. Tetapi yang jelas, ketika rezim orde baru berkuasa, PMII dipinggirkan dan dibatasi perannya. Kemudian, PMII berusaha mengambil langkah-langkah strategis untuk menunjukkan eksistensi dan kiprahnya. Baru tahun 1989 PMII melakukan Penegasan Cibogo (Kongres Medan) dan merevisi pola hubungan NU-PMII dengan pola interdependensi. Deklarasi Interdependensi terjadi ketika Kongres X PMII di Pondok Gede, Jakarta, tahun 1991. Setelah itu, PMII terlibat dengan berbagai gerakan, termasuk gerakan Reformasi tahun 1998 dengan terang-terangan atau masuk ke dalam organ-organ gerakan taktis.
Kumpulan serpihan sejarah PMII menjadi penting sebagai cermin bagi kita untuk mengayunkan langkah ke arah yang lebih baik. Sehingga, kader PMII tidak mengalami disorientasi dan kegagapan dalam menghadapi perubahan. Apalagi, tradisi dokumentasi dirasakan sangat minim di PMII. Dalam buku-buku sejarah gerakan mahasiswapun, PMII jarang disebut. Disamping itu, para founding fathers PMII, satu per satu meninggal dunia, seperti Mahbub Junaidi, Zamroni dll.
GLOBALISASI
Indonesia adalah negara demokrasi sepenuhnya yang baru saja naik kepermukaan, karena adanya demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh mahasiswa dan masyarakat pada tanggal 21 Mei 1998 akibat ulah dari mantan Presiden Soeharto dan antek-anteknya yang menguasai kekuasaan kurang lebih selama 32 tahun lamanya. Sebagai negara demokrasi Indonesia juga negara yang kaya akan alam yang sangat malimpah sekali karena Indonesia terletak didaerah yang sangat strategis (daerah khatulistiwa).
Ada beberapa sektor yang mungkin perlu dikaji atau dibahas karena dari sektor-sektor itulah mungkin bisa lebih lagi untuk di tinjau ulang atau dievaluasi, seperti sektor ekonnomi, industri, pertahanan dan keamanan, dan sektor yang lainnya.
Dalam hal ini yang menjadi pokok inti permasalahan adalah
mampukah indonesia menghadapi globalisasi yang timbul karena adanya tekanan dari usia zaman yang selalu maju dari zaman ke zaman
sektor apa saja yang menjadi pokok untuk menghadapi globalisasi
persiapan apa dan bagaimana untuk menghadapi globalisasi
Globalisasi adalah pengglobalan seluruh aspek kehidupan; (perwujudan perombaan/peningkatan/perubahan) secara menyeluruh disegala aspek kehidupan. Kalau kita mempersoalkan negara dan nasiaonalaisme di Indonesia maka kita harus melihat perkembanagan pemikiran ini di Eropa. Karena konsep negara dan nasionalisme disini sepenuhnya merupakan adopsi atau jiplakan dari Eropa.
Bicara pasar bebas, biasanya akan selalu berangkat dari teori Adam Smith (1723-1790). Inti dari pasar bebas adalah bahwa setiap individu diberi hak uttuk mengejar kepentingannya (interest). Namun dalam pelaksanaan mengejar kepentingan individu itu harus ada aturan main , yaitu ia tidak boleh melanggar hak dan kepentingan individu yang lain. Jadi demi memenuhi kepentingan seseorang, tidak boleh ia merampas kepentingan orang lain. Disini maka harus ada permainan yang fair, termasuk juga harus ada kepatuhan terhadap aturan / perundangan (a stable legal framework).
Angka pengangguran, terbuka maupun terselubung, yang sangat tinggi dan akan terus bertambah lagi, sementara penyediaan lapangan tenaga kerja semakin terbatas.
Ketergantungan pendapatan yang sangat besar kepada produksi sektor pertanian serta ekspor produk-produk primer (bahan-bahan mentah) Pasarnya tidak sempurna, dan informasi tersediapun sangat terbatas.
Sebagai negara yang telah merasakan segala bentuk keterpurukan akibat hempasan gelombang globalisasi, indonesia bisa menjadi labolatorium-kegagalan atau kawah-candradimuka. Indonesia akan menjadi labolatorium kegagalan bagi usaha memakmurkan bangsa, apabila globalisasai dengan ideologi neoliberalismenya dibiarkan, atau malah dibantu merajalela oleh kaum intelektual dan praktisi ekonomi politiknya. Kebalikannya indonesia akan berfungsi sebagai kawah candradimuka lahirnya gagasan besar dan inisiatif tandingan yang sahih, apabila pakar dan pelaku ekonominya mengkritisi globalisasi dengan kencang seraya mengembangkan model-model pemecahan ekonomi sosial politik yang betul-betul memerdekakan dan menyejahterakan rakyat.
Kumpulan Puisi PersahabataN
Bahwa segala luka yang menyobek hatimu
Dapat juga ku rasakan dan menusuk jiwaku
Bahwa darah yang menetes dari luka itu
Seiring air mata yang mengalir di pipiku
Bahwa kepedihan yang selalu tampak di wajahmu
Adalah mmpi terburuk yang membebaniku
Bahwa sikap dinginmu untukku
Adalah pedang yang terus menghujam dadaku
Selalu menggelitik jiwaku untuk tersenyum
Tapi kini semua tlah berubah
Dan bukan lagi kebahagiaan
yang mamapu kau berikan padaku
Kau khianati aq
dan kau cemari ikatan kita
Kau dengan mudah melepas jemariku
Padahal kau melihat aku
Rapuh tanpa kau di sampingku
Tapi sebuah sungutan yg selalu ku dapat
Bila ku salah…
Sebuah nasehat yang selalu membimbingku bila ku marah
Takkan pernah jadi milikku
Kemana aku harus mencari semua???
tentang kebenaran persahabatan?..Sahabat
adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan
mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.
membisikkan kata tidak di kalbumu sendiri,
pun tiada kau menyembunyikan kata ya.
henti mencoba merangkum bahasa hatinya;
karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman
persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan
keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita
yang utuh, pun tiada terkirakan.
Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya,
mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya,
bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki,
nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.
kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan.
Karena kasih yang masih menyisakan pamrih,
di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih,
tetapi sebuah jala yang ditebarkan:
hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya,
Untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.
Seorang teman adalah seseorang yang kita berpaling,
saat roh kita membutuhkan tumpangan.
Seorang teman adalah seseorang yang kita sayangi,
untuk persahabatan kami adalah jiwa.
Seorang teman adalah seseorang yang mengisi kehidupan kita,
dengan keindahan, sukacita dan kasih karunia.
Dan membuat dunia kita hidup,
tempat yang lebih baik dan lebih bahagia.
selalu ada, jika kita memerlukan saran,
atau berbasa-basi,
atau bahkan menyediakan bahu untuk menangis.
Seorang teman terbaik
mendengarkan dengan hatinya
dan selalu jujur dengan Anda,
meskipun kebenaran
mungkin tidak
apa yang ingin Anda dengar.
Seorang teman terbaik
mengetahui semua rahasia Anda,
memahami ketakutan Anda
berbagi impian Anda.
Seorang teman terbaik
tidak pernah berhenti percaya pada Anda
bahkan jika Anda menyerah
Dan apa pun yang terjadi,
Anda akan selalu ada.
Untuk Selamanya
Anggota - Anggota Komisariat PMII UNRIKA Batam
Nama : Yogi Febrialdi
Nama : Tirta Irawan
Nama : Syofyan
Nama : Ayu Sugiarti
Nama : Dedi
Nama : Noerma Sri Hartati
Nama : Lidya Oktaviana
Nama : Ramlis
Nama : Jhoni
Nama : Muhammad Rizki
Ketua Komisariat PMII UNRIKA Masa Bhakti 2013 / 2014
Apa arti Sahabat
Sahabat. :) <3
Apa sih arti dari sebuah persahabatan?? Ada yang bilang sahabat itu adalah teman yang benar-benar dekat sampai tahu hal-hal kecil tentang kita. Ada juga yang bilang sahabat itu kalau kemana-mana selalu bareng. Tetapi salah satu sahabat saya bilang, sahabat itu adalah teman dalam suka dan duka, tapi tahu batas dimana suatu saat ketika teman dapat masalah, kita harus membiarkan dia mengatasi masalahnya sendiri agar teman tersebut tumbuh lebih matang dan mandiri.
Apa itu “agent of change"?
posted by : Elda Afriani




































Nama :
