Rabu, 27 Maret 2013

Apa itu “agent of change"?


Changer
Agent pembawa perubahan menuju peradaban emas
Sebuah kata motivasi penggerak ke arah perubahan lebih baik “change”. Agent of change ialah manusia penggerak perubahan di dalam masyarakat. Perubahan yang terkonsep dan memang dikehendaki ke arah masa depan yang indah. Ia adalah manusia yang sudah mempersiapkan diri untuk mengabdi kepada masyarakat negerinya. Masyarakat dimana ia dilahirkan dan bertempat tinggal, bumi pertiwi.
Seorang agent of change ialah seorang manusia yang menjadi teladan dan contoh bagi manusia dimanapun ia berada terutama di lingkungan ia tinggal. Akhlak dan perilakunya ialah cerminan seorang yang berpendidikan tinggi dan religius. Santun dalam berbicara dan bijak dalam mengambil keputusan. Ia tahu kapan saatnya harus menjadi pendengar dan kapan saatnya harus mendengar. Kehidupan bermasyarakat itulah yang menuntutnya menjadi pribadi yang mantap.
Kerja keras dan ketulusan dalam mengabdi kepada negeri ialah kunci kesuksesan dalam usaha membangun peradaban baru yang lebih baik. Tiada usaha tanpa ketulusan, dan tiada kerja tanpa integritas itulah yang selalu ditanamkan pada diri setiap agent of change. Tak kenal kata putus asa.
Beruntung. Ia adalah manusia pilihan Tuhan untuk masyarakat negerinya. Ia dipilih untuk mendidik dan memberi teladan kepada sesama manusia. Meskipun sebenarnya ia juga masih dalam tahap pembelajaran. Namun, Tuhan selalu memberi petunjuk dan arah kemana ia harus melangkah. Satu hal yang selalu diharapkan akan terwujud ialah masyarakat madani yang aman, damai, dan sejahtera.
Seorang mahasiswa dikatakan sebagai "Agen Of Change", apa itu masih berlaku dizaman sekarang? pertanyaan tersebut sering kali berlalu lalang dibenakku terkait dengan kenyataan yang jelas tampak terlihat olehku, seorang mahasiswa yang dikatakan sebagai pembawa perubahan tak lebih jelas dari seorang penerus, bagaimana bisa coba jikalau mahasiswa yang dikatakan agen of change justru malah berubah menjadi para tikus - tikus yang doyan meraub keuntungan, nah bagaimana korupsi dibinasakan kalau setiap saat calon - calon koruptor negara malah semakin merajalela di bumi pertiwi.

Reaksi:

0 komentar :